Jakarta Resmi Jadi Kota Sastra Dunia

Jakarta kini resmi menjadi bagian dari jaringan Kota Sastra Dunia versi UNESCO. Pengakuan ini diumumkan oleh UNESCO pada tanggal 1 Juni 2024. Penetapan ini membawa Jakarta setara dengan kota-kota besar dunia lainnya yang telah lebih dulu mendapatkan penghargaan serupa, seperti Edinburgh, Dublin, dan Barcelona.

Pengakuan ini diberikan kepada Jakarta atas kontribusinya yang signifikan dalam bidang sastra, mulai dari peningkatan jumlah perpustakaan hingga banyaknya acara sastra yang diselenggarakan setiap tahun. Selain itu, Jakarta juga dinilai memiliki komunitas sastra yang aktif dan beragam, yang terus berkembang seiring berjalannya waktu.

Kepala Dinas Kebudayaan DKI Jakarta menyampaikan rasa bangganya atas penghargaan ini. Menurutnya, penetapan Jakarta sebagai Kota Sastra Dunia merupakan bukti nyata dari kerja keras seluruh elemen masyarakat dalam memajukan dunia literasi di ibu kota. Ia juga menambahkan bahwa penghargaan ini akan memotivasi untuk terus meningkatkan fasilitas dan kegiatan yang mendukung perkembangan sastra di Jakarta.

Dengan status baru ini, Jakarta diharapkan dapat menarik lebih banyak perhatian internasional dan menginspirasi kolaborasi sastra antarnegara. Berbagai program sastra pun telah dipersiapkan untuk meningkatkan minat baca dan menulis di kalangan warga Jakarta, termasuk festival sastra tahunan, lokakarya penulisan, dan diskusi buku.

Sementara itu, para sastrawan dan pegiat literasi Jakarta menyambut gembira kabar ini. Mereka berharap pengakuan dari UNESCO ini akan semakin memajukan literasi dunia dan memperkuat identitas Jakarta sebagai pusat kebudayaan dan sastra di Indonesia.

Penetapan Jakarta sebagai Kota Sastra Dunia ini tidak hanya menjadi kebanggaan, tetapi juga bertanggung jawab untuk terus mengembangkan dan memelihara kekayaan literasi di tengah masyarakat. Dengan demikian, Jakarta diharapkan dapat menjadi contoh dan inspirasi bagi kota-kota lain dalam mengembangkan dunia sastra.