Practitioners Teaching Language Editing at FIB UNAIR

Surabaya, 21 Mei 2024 – Departemen Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Airlangga (FIB UNAIR), dengan bangga menyelenggarakan kuliah tamu bertajuk “Praktisi Mengajar Penyuntingan Bahasa.” Acara ini diadakan selama dua hari, yaitu pada hari Selasa dan Rabu, 21-22 Mei 2024, pukul 08:00 – 12:00 WIB, bertempat di Ruang Siti Parwati, Lantai 2, Fakultas Ilmu Budaya.

Kuliah tamu ini menghadirkan Febby Mahendra Putra, Direktur Pemberitaan Tribun Network Kompas Gramedia, sebagai narasumber utama. Dengan pengalaman dan keahliannya di bidang jurnalisme, Febby Mahendra berbagi pengetahuan mengenai penyuntingan bahasa, yang sangat penting bagi para mahasiswa yang berkecimpung di dunia tulis-menulis dan jurnalisme.

Struktur Kalimat & Logika Bahasa

Febby Mahendra menjelaskan pentingnya struktur kalimat yang baik dan logika bahasa dalam penulisan jurnalistik. “Tujuan utama menulis dan berbicara adalah untuk menyampaikan pesan dengan akurat. Kalimat harus runtut, mengandung informasi, dan efektif,” ujar Febby. Ia menekankan bahwa penggunaan kata-kata harus jelas dan tidak boros, serta tanda baca yang tepat sangat diperlukan agar pesan tersampaikan dengan baik.

Selain itu, Febby juga membahas pentingnya pengetahuan bahasa bagi wartawan dan penulis. “Wartawan dan penulis tidak perlu menjadi ahli bahasa, namun memiliki pengetahuan bahasa adalah hal yang mutlak. Wartawan hebat bisa menulis secara menarik, sementara linguis hebat belum tentu bisa,” jelasnya.

Mengenal Tipe Kalimat

Febby juga mengajarkan tentang berbagai tipe kalimat dalam bahasa Indonesia. Menurutnya, tiap kalimat mengandung satu gagasan pokok dan harus logis. “Kalimat sederhana mengandung satu informasi,” kata Febby, sambil memberikan contoh kalimat pendek dan kalimat panjang. Ia juga membahas unsur kalimat menurut jenisnya, seperti kata benda, kata kerja, kata sifat, dan kata keterangan.

Frase dan Klausa

Selain itu, Febby menjelaskan perbedaan antara frase dan klausa. “Frase adalah kelompok kata yang belum mempunyai arti lengkap, sementara klausa sudah memiliki arti,” tuturnya. Ia memberikan contoh penggunaan frase dan klausa dalam kalimat, serta cara menggabungkan kalimat sederhana menjadi kalimat luas dan kalimat gabung.

Manfaat Acara

Acara kuliah tamu ini memberikan banyak manfaat bagi para mahasiswa, terutama dalam meningkatkan keterampilan menulis dan menyunting tulisan. “Kami berharap melalui kuliah tamu ini, mahasiswa dapat lebih memahami pentingnya penyuntingan bahasa dan dapat menerapkannya dalam karya tulis mereka,” ujar salah satu dosen pengampu.

Kuliah tamu ini diharapkan dapat memberikan wawasan baru dan memperkaya pengetahuan mahasiswa mengenai dunia penyuntingan bahasa, sehingga mereka dapat menjadi penulis yang lebih kompeten dan profesional di masa depan.

Dengan adanya acara seperti ini, Fakultas Ilmu Budaya Universitas Airlangga terus berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan memberikan pengalaman belajar yang berharga bagi para mahasiswanya.

source
https://unair.ac.id