3 months ago, Posted by: artsas02

Sejarah Ondel-Ondel Sebagai Ikon Kebudayaan Betawi

Ondel-ondel merupakan salah satu ikon budaya Betawi yang tercantum dalam SK Gubernur DKI Jakarta No. 11 Adjarian Tahun 2017. Peraturan ondel-ondel ini ditetapkan langsung oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta pada tahun 2017. Tata cara tersebut juga mencantumkan kriteria penggunaan ondel ondel sebagai salah satu ikon budaya masyarakat Betawi.

Ondel-ondel sudah tidak asing lagi bagi warga Jakarta karena sudah menjadi bagian dari budaya Jakarta.

Ondel-ondel biasanya berbentuk seperti manusia dan muncul dalam perayaan budaya Betawi. Keberadaan Ondel Ondel sendiri sudah lama ada di Jakarta, dan keberadaannya tidak mudah.

Ada sejarah panjang keberadaan ondel-ondel sebagai bagian dari budaya Betawi.

Mari mengungkap kisah Ondel-Ondel!

Kisah Ondel Ondel

Ondel Ondel diyakini sudah ada sejak tahun 1605 dan merupakan pengiring upacara kerajaan pada zaman dahulu.

Ondel-ondel juga merupakan media untuk menolak bala dan hal-hal buruk.

Di masyarakat Betawi, seiring dengan hadirnya para petani di pinggiran Jakarta, muncullah Ondel Ondel. Ondel-ondel diciptakan ketika pertanian dimodernisasi dan sistem irigasi diciptakan untuk mengairi sawah Jakarta.

Nah, ondel-ondel ini menjadi wahana bagi para petani Betawi untuk merayakan panen saat tiba waktunya panen, Adjarian.

Seiring berjalannya waktu, fungsi ondel-ondel menjadi sarana hiburan dan pengiring acara besar Betawi seperti acara adat dan pernikahan.

Oh ya, ketika krisis ekonomi meletus pada tahun 1998, Onder-Ondel berganti peran mencari uang dengan lagu-lagunya.

Masyarakat Betawi juga percaya bahwa ondel ondel akan menjadi pencegah berbagai penyakit yang menimpa masyarakat Betawi pada zaman dahulu. Ondel-ondel sebagai ikon budaya Betawi

Ondel-ondel diatur oleh Peraturan Gubernur Jenderal DKI Jakarta No. November 2017.

Peraturan gubernur memiliki tiga fungsi ondel-ondel:


1. Acara seremonial Pemprov DKI Jakarta, pertunjukan artis asing, festival, pameran, industri pariwisata, pusat perbelanjaan, gedung pertemuan, sebagai dekorasi area publik.

2. Ondel-ondel sebagai pelengkap berbagai ritual adat Betawi. 3. Ondels Ondels dipasang di kiri dan kanan pintu masuk, digunakan sebagai peralatan fotografi di lobi, pertunjukan panggung dan penggunaan visual lainnya.

Nah, berdasarkan pergub ini, ondel-ondel tidak cocok digunakan sebagai media mencari uang dari ngamen.

 

www.unair.ac.i


Post Views: 115


Leave a comment

Comments

Copyrights © 2017 All rights reserved