3 months ago, Posted by: artsas02

Fakta Perayaan Asyura, Sejarah hingga Ragam Makanan

Orang-orang berkumpul, dua-tiga hari merakit bambu membentuk ragam miniatur. Ada yang berbentuk pesawat, kapal laut, buaya, serta sesosok monster sesuai imajinasi mereka. Semua itu demi memeriahkan pawai yang digelar tiap tanggal 10 muharam atau suroan.

Itulah sedikit gambaran peringatan tanggal 10 muharam di beberapa desa di Kabupaten Kediri. Biasanya, acara akan disusuli dengan pembagian sedekah untuk anak yatim-piatu, pengajian agama, dan dipungkasi dengan genduri.
Tentu setiap daerah punya cara yang berbeda-beda, tetapi mereka punya semangat yang sama demi memeriahkan bulan Muharam terutama di tanggal 10. Dan itulah kenapa perayaan tersebut dinamai perayaan asyura, diambil dari Bahasa arab yang artinya hari kesepuluh.

Sejarah

Dalam sejarah islam tanggal 10 Muharram menjadi hari terjadinya peristiwa istimewa juga peristiwa tragis. Seperti cerita yang sering kita dengar, ketika hidup di Madinah, Nabi Muhammad pernah mendapati orang-orang Yahudi melakukan puasa tanggal 10 Muharam.

Nabi kemudian bertanya kenapa mereka berpuasa, dan orang yahudi menjawab bahwa tanggal 10 Muharam merupakan hari istimewa. Sebab, di hari itulah Nabi Musa diselamatkan dari pasukan Fir’aun.

Di hari itu pula Nabi Idris diangkat ke surga, Nabi Adam diciptakan, Nabi Nuh berlabuh di bukit, Nabi Ibrahim selamat dari api yang digunakan Namrud untuk membakarnya, dan kisah-kisah penyelaman pada nabi-nabi lain.

Di sisi lain, pada tanggal 10 Muharam pula lah terjadi tragedi karbala. Peristiwa tragis ketika cucu Nabi Muhammad, putra dari Ali Bin Abi Thalib, Sayyid Husain Bin Ali dibantai di Karbala oleh penduduk Kufah yang berkhianat. Peringatan Asyura kemudian, selain dimaksudkan untuk tasyakuran dan memohon pertolongan agar kita diselamatkan sebagaimana para Nabi diberi keselamatan. Juga untuk mendoakan Sayyid Husain yang syahid di Karbala.

Yatiman

Dalam peringatan 10 Muharam, selain mengadakan pawai dan pengajian agama, masyarakat biasanya juga mengadakan kegiatan yatiman. Yaitu memberikan sedekah pada anak yatim-piatu terutama yang ada di sekitar rumah mereka.

Hal ini di dasarkan pada pesan Nabi Muhammad yang menekankan bahwa amal ibadah umat muslim akan dinilai seperti layaknya amal selama satu tahun penuh. Selain itu menurut riwayat, Nabi Muhammad sangat menyayangi anak yatim, terutama ketika datang tanggal 10 Muharam.

Makanan Khas Asyura

Peringatan Asyura tentu saja identik dengan kuliner Bubur Suro. Sebagaimana Namanya, ia hanya disajikan ketika peringatan asyura. Bubur ini dikenal berasal dari Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

Selain bubur suro, ayam ingkung dan nasi tumpeng juga menjadi salah satu kuliner yang disajikan saat Muharam. Biasanya, ia menjadi menu utama saat kenduri atau selamatan. Di santap bersama-sama sesudah melantunkan doa masal. Untuk camilan, kue apem juga menjadi kuliner yang tak boleh dilupakan. Apem, memiliki filosofi sebagai lambang saling memaafkan. Nama apem sendiri, diambil dari Bahasa arab ‘afwun yang artinya memohon maaf.


Post Views: 61


Leave a comment

Comments

Copyrights © 2017 All rights reserved