3 months ago, Posted by: artsas02

5 Peninggalan Kerajaan Masa Lalu di Jawa Timur

Kerajaan selalu meninggalkan jejak untuk menceritakan segala sesuatu yang terjadi saat itu. Di Indonesia sendiri, banyak ditemukan monumen prasejarah dan sejarah yang menjadi saksi eksistensi mereka yang hidup pada zaman dahulu.

Contohnya Di masa lalu, Jepang dihuni oleh penguasa kekaisaran dan beberapa Monumen kerajaan nya pun masih terlihat sampai sekarang, seperti prasasti, buku, dan kuil, menjadi saksinya.
Kali ini, kita akan menelusuri destinasi peninggalan dari lima kerajaan di Jawa Timur. Selain nilai sejarahnya, lima di antaranya masih memukau. Simak selengkapnya!

Candi Singasari

Candi Singasari terletak di Desa Candirenggo, Singosari, Malang. Seperti namanya, candi ini merupakan situs sejarah Kerajaan Singasari. Candi di Jawa Timur ini memiliki tinggi hingga 15 meter, bercorak Hindu Buddha. Bagian bawah candi berbentuk bujur sangkar, dengan relung di kedua sisinya tetapi atapnya berbentuk tangga, semakin tinggi semakin kecil.
Candi Singasari selalu ramai dikunjungi pengunjung terutama pada akhir pekan dan hari libur. Waktu terbaik untuk mengunjungi tempat ini adalah pada sore hari sebelum matahari terbenam. Dengan cara ini, Anda dapat menangkap siluet candi dengan latar langit senja yang jingga cerah.

Candi Bajang Ratu

Candi Bajan Ratu yang diperkirakan dibangun antara abad ke-13 dan ke-14, merupakan salah satu peninggalan Kerajaan Majapahit bersama dengan Candi Tikus. Letak Candi Bajang Ratu tidak jauh dari Candi Wringin Lawang di Desa Temon, Kecamatan Trowulan, Mojokerto. Jadi, jika Anda sedang berlibur di Mojokerto, kunjungi ketiga candi ini sekaligus. Menurut sejarawan, bata merah mendominasi ketika pendirian Candi Jago dipandang sebagai penghormatan kepada Jayanagara. Hal ini dibuktikan dengan adanya relief Sri Tanjung di kaki gapura candi.

Candi Penataran

Berkunjung ke kota Blitar tanpa melihat kemegahan candi Penataran belumlah lengkap. candi ini disebut-sebut sebagai yang terbesar di Jawa Timur dan Didirikan sekitar pada tahun 1200 M. Saat masa pemerintahan Kediri candi terdiri dari beberapa bangunan yang membujur dalam poros barat laut-tenggara. Di depan candi terdapat dua arca raksasa yang berfungsi sebagai penjaga gerbang dan Bale Agung, yang dianggap sebagai tempat diskusi dan pertemuan para bhiksu kerajaan. Lokasi candi utama Penataran berada di desa Penataran, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar, Jawa Timur. Menariknya, candi ini ditetapkan sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO pada tahun 1995.

Candi Brahu

Sebagai peninggalan kerajaan Mataram Kuno, candi ini dianggap sebagai candi Budha. Dari gaya arsitektur bangunan, Anda dapat melihat garis besar sisa profil ala stupa. Candi Brahu di Desa Bejijong, Trowulan, Mojokerto diperkirakan dibangun pada abad ke-15 m. Banyak sekali pendapat bahwa candi ini lebih tua dari candi lain di sekitar Trowulan. Dan menurut masyarakat sekitar Candi brahu, pada masa lalu Candi Brahu adalah tempat pembakaran jenazah Raja- raja Brawijaya.

Candi Badhut

Menurut para arkeolog, Candi Badut yang dipugar antara tahun 1925 dan 1926, didirikan pada tahun 760 Masehi. atas permintaan Raja Gajayana dari Kerajaan Kanjuruhan. Candi yang terletak di Desa Karang Besuki, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang ini konon katanya sudah dibangun jauh sebelum masa pemerintahan Airlangga masuk ke Jawa Timur. Pahatan Kalamakara yang menghiasi pintu masuk Candi Badut merupakan salah satu bentuk unik yang membedakan candi ini dengan candi-candi Jawa Timur lainnya. Di sekitar candi ini juga terdapat prasasti Dinoyo, yang saat ini disimpan di Museum Nasional Jakarta.


Post Views: 63


Leave a comment

Comments

Copyrights © 2017 All rights reserved