1 week ago, Posted by: artsas02

Mitos Ratu Kidul Merekam Peristiwa Tsunami

Periset paleotsunami Pusat Riset Geoteknologi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia( LIPI) Eko Yulianto meyakini bila mitos Ratu Kidul merekam kejadian tsunami masa silam. Mitos itu terekam dalam Serat Sri Nata selaku bagian babad tanah Jawi. Apa kata budayawan Solo?

Dalam Serat Sri Nata mengisahkan terbentuknya ombak di lautan yang setinggi angkasa. Budayawan Solo Bambang menyangka legal saja bila isi serat itu diinterpretasikan selaku tsunami. Tetapi, ia menyebut serat itu ditulis dari sudut pandang penguasa si Ratu Selatan, Ratu Kidul.

" Dapat saja diinterpretasikan semacam itu. Namun itu kan yang menggambarkan Ratu Kidul, bukan manusia. Bisa jadi itu peristiwa di lautan, hingga laut kering," kata BRM Bambang Irawan.

Bambang kemudian melansir Serat Wedhatama Piningit yang pula menggambarkan peristiwa alam. Dalam serat tersebut, kata ia, menyebut Pulau Jawa hendak terbelah 2.

" Aku anggap masuk ide. Jika amati sesar gempa semenjak abad 18 hingga kemarin gempa Yogyakarta itu kan sesarnya ke utara, Bantul hingga Jepara. Itu dilihat dari geologi," ucap Bambang.

Walaupun begitu, Bambang senantiasa memohon warga senantiasa memakai informasi dari sains tentang prediksi peristiwa alam. Sehingga informasi yang didapatkan bakal lebih akurat.

" Bagi aku, cerita dalam babad ataupun serat itu senantiasa wajib dicocokkan dengan sains. Melalui ramalan satelit, jika butuh gunakan rujukan yang lebih mutahir supaya memperoleh informasi akurat," terangnya.

Diberitakan tadinya, riset terkini dari ilmuwan Institut Teknologi Bandung( ITB) menguak kemampuan tsunami setinggi 20 m. Periset paleotsunami Pusat Riset Geoteknologi LIPI Eko Yulianto meyakini tsunami besar itu terekam dalam mitos Ratu Kidul.

Ia memadukan catatan geologi dengan karya sastra Jawa masa kemudian buat menciptakan catatan menimpa kejadian tsunami besar di masa silam.

Mulanya, Eko mempelajari 2 ilustrasi susunan tanah di Pangandaran, Jawa Barat, pada 2006. Dari hasil uji ilmiah ditemui, susunan itu menampilkan terdapatnya tsunami pada 400 tahun kemudian.

" Seandainya itu benar terdapat tsunami raksasa di masa kemudian, hingga yang terpikir merupakan peradaban apa yang hadapi peristwa itu. Kejadian sejarah apa yang berkaitan dengan kejadian itu," kata Eko.

Berawal dari penemuan itu, Eko kemudian mencari literatur yang terpaut, salah satunya tentang Babad Tanah Jawi sampai mitos tentang Ratu Kidul. Ia kemudian menciptakan petunjuk menimpa terdapatnya tsunami di masa kemudian dalam serat Sri Nata yang ialah bagian dari Babad Tanah Jawi.

" Uraian di Serat Srinata sangat clear. Seolah- olah, itu semacam cerita kesaksian dari korban selamat tsunami Aceh. Sangat deskriptif," kata Eko.

Walaupun begitu, Eko mengaku menerima pertanyaan- pertanyaan yang meragukan keabsahan pendapatnya. Bagaimanapun pula, sains serta mitos berbeda. Tetapi untuk Eko, sains yang menyudahi dipertanyakan serta cuma diyakini selaku kebenaran, hingga sains bakal jadi mitos pula. Tetapi mitos apabila ditelaah dengan metodologi ilmiah, hingga bakal terdapat isi sains dalam mitos itu.

Begini kutipan dari Serat Sri Nata, dilansir dari web LIPI:

Kilat thathit abarungan

Panjunegur swara kagiri- giri

Narka yen kiyamat iku

Toya minggah ngawiyat

Apan kadya amor mina toyanipun

Semana datan winarna

Ratu kidul duk miyarsi

Lagya sare kanthi denta

Kagegeran manehe Si Sung Dewi

Dene naga samya mlayu

Arsa minggah perdata

Ratu Kidul alon denira amuwus

Selawas sun durung mulat

Samodra pan dadi kisik

Dene panase kang toya

Anglir agni klangkung panasing warih

Mina sedaya pan lampus

Baya ari kiyamat.

Terjemahan dari cuplikan serat tersebut yang dipaparkan Bambang ialah:

Kilat petir bersahutan

Menggelegar suaranya dahsyat sekali

Dikiranya terjalin kiamat

Air menjulang ke angkasa

Sampai tidak dapat dipisahkan antara ikan& airnya

Di seberang situ tanpa diketahui

Ratu Kidul dikala mendengar kabar

Lagi tidur di pelaminan gading

Gempar pula para dayang

Ular naga pada lari

hendak menaiki gunung

Ratu Kidul lirih berkata

Seumur hidup saya belum sempat hadapi/ melihat

Samudera jadi kering

Serta panasnya air laut

Melebihi panasnya api

Ikan- ikan seluruh mati

Apakah ini hari kiamat 


Post Views: 14


Leave a comment

Comments

Copyrights © 2017 All rights reserved