1 week ago, Posted by: artsas02

Karya Sastra Peninggalan Kerajaan-Kerajaan Islam di Indonesia

Islam masuk ke Indonesia lewat perdagangan serta menjajaki jalur- jalur pelayaran. Sehabis masuk serta tumbuh berkat kedudukan para orang dagang dari Gujarat, penyebaran agama Islam terus menjadi pesat. Terlebih berkat sokongan dari ulama serta kerajaan- kerajaan Islam yang berdiri di Indonesia, semacam Samudra Pasai, Demak, Pajang, Mataram, serta lain sebagainya. Agama Islam mempengaruhi terhadap pertumbuhan kebudayaan Indonesia. Perihal ini diakibatkan oleh terdapatnya agama Islam yang mempengaruhi kehidupan warga Indonesia. Pengaruh tersebut bisa dilihat dari peninggalan- peninggalan kerajaan Islam di Indonesia, salah satunya karya sastra.

Dalam novel Sejarah Nasional Indonesia: Masa Prasejarah hingga Masa Proklamasi Kemerdekaan( 2010) oleh Meter Junaedi, karya sastra Islam Indonesia banyak dipengaruhi oleh kebudayaan Persia ataupun Arab. Karya sastra aset kerajaan Islam di Indonesia, selaku berikut: Hikayat Hikayat ialah cerita ataupun dongeng yang isinya beragam, mulai dari keajaiban serta kejadian yang tidak masuk ide. Terdapat pula yang berpangkal kepada seseorang tokoh sejarah ataupun kepada sesuatu kejadian yang sangat terjalin. Contoh- contoh hikayat, merupakan: Hikayat Amir Hamzah, menggambarkan kepahlawan Amir Hamzah yang memperjuangkan Islam serta mempertahankan Malaka dari Portugis. Hiyata Sang Miskin, menggambarkan Manakarma yang lahir dari keluarga miskin tetapi mempunyai budi yang baik serta sukses jadi raja. Hikayat Bayan Budiman, cerita dengan latar balik dari hikayat India. Menceritakan tentang burung bayan yang menghindari seseorang wanita muda yang hendak berselingkuh.

Babad Babad ialah puisi berbahasa Jawa yang menyajikan rangkaian kejadian sejarah, kepahlawanan, serta peperangan. Misalnya: Babad Tanah Jawi, berisi silsilah raja- raja dari Mataram Hindu hingga Mataram Islam. Babad Raja- Raja Riau, menimpa raja- raja Riau yang mempunyai corak Islam. Babad Demak, tentang Raden Patah yang mendirikan Kerajaan Demak. Babad Cirebon, menceritakan cerita Pangeran Cakrabuwana yang membangun kota Cirebon serta perkampungan muslim. Babad Gianti, mangulas fenomena politik yang terjalin Pulau Jawa dekat 1741- 1757 Suluk Suluk ialah kitab- kitab yang menggambarkan soal- soal tasawuf. Sukuk di Jawa banyak mengisahkan Walisongo. Suluk serta tembang gubahan Sunan Bonang ditulis pada daun lontar. Sunan Bonang lumayan banyak menggubah sastra berupa suluk ataupun tembang tamsil, di antara lain Suluk WIjil serta tembang Tombo Ati. Sebagian contoh suluk, ialah: Suluk Sukarsam, menimpa hakikat kepemimpinan Suluk Syarab angkatan laut(AL) Asyiqin, berisi ajaran wahdat al- wujud serta sesi pencapaian makrifat.

Syair Dikutip novel Kerajaan- Kerajaan Islam di Jawa( 2019) oleh Alik Angkatan laut(AL) Adhim, syair digunakan buat menampilkan sajak yang masing- masing baitnya berjumlah 4 baris ataupun nyaris sama dengan pantun. Syair digunakan buat menggambarkan tentang sesuatu cerita, nasihat, agama, cinta, serta yang lain. Syair dalam aset kerajaan Islam jadi media penyebaran Islam di Nusantara serta segala dunia. Syair aset kerajaan Islam di Indonesia, di antara lain: Syair Ikan Terubuk, syair anonim cerita fiksi berisi muatan adab serta tuntunan sikap beragama. Syair Perahu, berisi pengajaran tentang adab. Syair Kompeni Walanda, berisi riwayat Nabi.

Kitab- kitab Sebagian kitab aset sejarah Islam, antara lain: Kitab Manik Maya oleh Raden Mas Ronggo, berisi pertumbuhan Islam di zona Pulau Jawa. Kitab Nitisastra, menimpa ajaran moral serta pemikiran hidup berbentuk kebijaksanaan Kitab Sasana- Sunu oleh Raden Tumenggung Sastranegara, berisi ajaran tentang tata metode hidup Islam dan ajaran teladan Rasulullah. Kitab Sastra Gending oleh Sultan Agung yang isinya ajaran filsafat serta kebjikan.


Post Views: 19


Leave a comment

Comments

Copyrights © 2017 All rights reserved