1 month ago, Posted by: ragamsas50

Karya-Karya Sastra Angkatan Reformasi

Muncul wacana angkatan reformasi dimulai dari seiring terjadinya pergeseran kekuasaan politik dari tangan Soeharto ke BJ Habibie kemudian KH Abdurachman Wahind dan Megawati Sukarnoputri. Seiring munculnya angkatan ini kemudian ditandai dengan seringnya karya-karya sastra seperti puisi, cerpen,  maupun novel yang bertema sosial-politik khususnya berkisar tentang reformasi. Sastrawan angkatan reformasi di antaranya adalah penyair-penyair seperti Sutardji Calzoum Bahri, Widji  Thukul, dan Zamzan Noer. Berikut beberapa karya dari sastrawan angkatan reformasi.

 

  1. Peringatan (Widji Thukul)

Berikut salah satu karya Widji Thukul pada era reformasi. Puisi berjudul Peringatan

 

PERINGATAN

Jika rakyat pergi
Ketika penguasa pidato
Kita harus hati-hati
Barangkali mereka putus asa

Kalau rakyat bersembunyi
Dan berbisik-bisik
Ketika membicarakan masalahnya sendiri
Penguasa harus waspada dan belajar mendengar

 

Bila rakyat berani mengeluh
Itu artinya sudah gawat
Dan bila omongan penguasa
Tidak boleh dibantah
Kebenaran pasti terancam

Apabila usul ditolak tanpa ditimbang
Suara dibungkam kritik dilarang tanpa alasan
Dituduh subversif dan mengganggu keamanan
Maka hanya ada satu kata: lawan!
.

(Wiji Thukul, 1986)

2. Herman (Sutardji Colozum Bahri)

 

HERMAN
oleh: Sutardji Calzoum bachri

herman tak bisa pijak di bumi tak bisa malam di bulan
tak bisa hangat di matari tak bisa teduh di tubuh
tak bisa biru di lazuardi tak bisa tunggu di tanah
tak bisa sayap di angin tak bisa diam di awan
tak bisa sampai di kata tak bisa diam di diam tak bisa paut di mulut
tak bisa pegang di tangan takbisatakbisatakbisatakbisatakbisatakbisa

di mana herman? kau tahu?
tolong herman tolong tolong tolong tolongtolongtolongtolongngngngngng!


Sutardji Calzoum Bachri, O AMUK KAPAK ,1981 1

 

3. Menjadi Penyair Lagi (Acep Zamzam Noor)

Buku ini merupakan kumpulan puisi yang diterbitkan oleh Pustaka Azan Bandung pada tahun 2007. Berikut salah satu cuplikan puisinya.

Sebuah Lagu

Dengarlah salah satu bisikan itu: Sebuah lagu mengalun

Mengantarkanmu pada sepi ini

Barangkali kaulah yang bersenandung

Dan menyeretku ke hutan puisi

Sebuah senyum terkulum

Telah membangkitkan rinduku

Barangkali kaulah yang tersenyum

Dan melemparkanku ke belantara lagu

 

Sumber: Wikipedia.org, kumpulanpuisi.wordpress.com, secarikpengetahuan.blogspot.com, jualbukusastra.com


Post Views: 22


Leave a comment

Comments

Copyrights © 2017 All rights reserved