11 months ago, Posted by: artsas02

Karya-Karya Sastra Angkatan 45

Karya-Karya Sastra Angkatan 45

            Setelah angkatan pujangga baru terbitlah karya-karya sastra angkatan 45. Pelopor angkatan 45 ialah Chairil Anwar. Karya –karya sastra angkatan 45 terbit pada kisaran tahun 1945. Perbedaan dari pujangga baru ialah karya sastra angkatan 45 terkesan lebih realistik. Karya-karya angkatan 45 banyak bercerita tentang kemerdekaan. Angkatan 45 menginginkan kebebasan berkarya sesuai alam kemerdekaan dan hati nurani. Berikut  3 ulasan mengenai karya-karya terbitan angkatan 45.

1. Deru Campur Debu (Chairil Anwar)

Merupakan kumpulan puisi karya Chairil Anwar yang diterbitkan pada tahun 1949. Berisi kumpulan 45 puisi karyanya yang bertema perjuangan yang tak padam dalam perjalanan waktu. Cuplikan salah satu puisinya.

AKU

Kalau sampai waktuku
Ku mau tak seorang kan merayu
Tidak juga kau
Tak perlu sedu sedan itu
Aku ini binatang jalang
Dari kumpulannya terbuang
Biar peluru menembus kulitku
Aku tetap meradang menerjang
Luka dan bisa kubawa berlari
Berlari
Hingga hilang pedih peri
Dan aku akan lebih tidak peduli
Aku mau hidup seribu tahun lagi

2.  Atheis (Achdiat Karta Mihardja)

Merupakan sebuah novel yang terbit pada tahun 1949. Atheis menceritakan kehidupan Hasan, seorang muslim muda yang dibesarkan untuk selalu taat agama. Tetapi setelah hijrahnya dan mulai mengenal teman-temannya yang menganut paham marxisme, keyakinannya pun diragukan. Novel ini pun sudah diterjemahkan ke dalam bahasa Melayu pada tahun 1972 dan ke dalam bahasa Inggris pada tahun 1974 dan sempat diadaptasikan menjadi film.

3. Dari Ave Maria Ke Djalan Lain Ke Roma (Idrus)

Merupakan sebuah kumpulan cerita pendek terbit pada tahun 1948. Memuat sebelas cerita pendek dan satu drama dalam empat babak. Buku ini berkisah tentang kisah-kisah dari zaman Jepang hinggar revolusi fisik kemerdekaan RI.

 

Sumber: wikipedia.org, cikancah-cyber.com

 


Post Views: 191


Leave a comment

Comments

Copyrights © 2017 All rights reserved