1 week ago, Posted by: ragamsas50

Mengintip Karya Sastrawan Indonesia, Sujiwo Tejo

Sujiwo Tejo lahir di Jember, 31 Agustus 1962 mempunyai nama asli Agus Hadi Sudjiwo.  Ia lebih terkenal dengan nama Sujiwo Tejo. Merupakan seorang sastrawan dan budayawan Indonesia. Karirnya sempat menjadi wartawan di harian Kompas selama 8 tahun. Karirnya sekarang lebih pada dunia seni penulis, pelukis, pemusik dan dalang wayang. Beberapa film pun pernah dimainkan dan disutradarainya.

            Sujiwo Tejo kerap kali terkenal dengan kata-kata Jancuk-nya dan beberapa karya bukunya yang terkenal seperti Aku Lala Padamu, Republik Jancukers, Tali Jiwo, Jiwo Jancuk, Ngawur Karena Benar dan masih banyak karya beliau lainnya. Karya-karya beliau selalu berbau dengan sastra jawa di dalamnya. Sujiwo Tejo sejak masa kecil sudah beminat dan menyenangi dunia pewayangan. Maka dari itu bakat dalangnya hingga saat ini masih terus dipentaskan.

 Beberapa karyanya dapat dilihat melalui buku dan film yang telah diterbitkan. Salah catu cuplikan tulisannya ini ialah

 

Aku Lala Padamu

Nyaris usai suratku padamu
Surat musik dan nafasku
Kusampaikan via angin gunung
Kuangankan angin belum sirna
Suatu saat angin kan sampai
Sangat sepoi mengusap tangsimu
Sait ini nafasku sampai

Suratan nafas [surat nafasku)
Nada nada
Lala lala
Kata kata
Dengar saja
Cuma sebagai suara saja

Bukankan tak ada
Nyata tak ada
Memang tak ada
Meamng tak ada
Kata untuk kangetn yang paling kangetn
Pusat kangen Inti kangen
Aku lala
Sangat lala
Padamu

Salah satu puisi beliau 

Dhandanggula Sidoasih

Permintaanku wahai kekasih
Selalu bersama-sama
Di ruang dan waktu
Tak berjarak meski cuma sehelai rambut
Kalau jauh dekat di hati
Kalau dekat berpandangan
Begitu sejatinya asmara
Seperti mimi dan mintuno
Ayo bersama melakukan panggilan sosial
Cinta kita berdua tak bermakna jika tak menjalarkan cinta pada sesama

Pada Sebuah Ranjang

Kekasihku, jangan bersedih
Tidurlah dan bermimpi
Ke negeri
Ke hamparan
Kehampaan kasih

Ke hamparan kehampaan
Kehangatan tawa canda
Lahan per lahan perlahan lahan
Menghampar hampa kasih

Usai impianmu rangkai cerita
T’lah kau jumpai tawa canda
Dan biar kelak
Anak-anakmu kan percaya
Perca perca cerita tentang tawa canda
Dan biar kelak
Anak anakmu kan percaya
Bualanmu
Jangan kau bersedih

Sumber : Wikipedia.org , sujiwotejo.com


Post Views: 16


Leave a comment

Comments

Copyrights © 2017 All rights reserved