1 year ago, Posted by: artsas02

Psikologi Sastra

                  Setelah sebelumnya mengenal sosiologi sastra. Mari melihat karya sastra dalam pendekatan psikologi sastra. Secara umum definisi psikologi sastra adalah kajian sastra yang melihat karya sastra sebagai kegiatan kejiwaan baik dari penulis maupun para pembacanya (Kinanti, 2006). Sebuah karya sastra pasti menghasilkan sebuah tokoh yang diciptakan oleh pengarang dimana tokoh-tokoh tersebut memiliki watak dan perilaku yang berbeda-beda  nah psikologi sastra hadir dalam mengkaji aspek-aspek tersebut.

                Definisi menurut para ahli sendiri psikologi sastra menurut  Wellek dan Austin (1989:90). Pertama, psikologi sastra ialah pemahaman kejiwaan penulis sebagai pribadi atau tipe. Kedua, pengkajian terhadap proses kreatif dari karya tulis tersebut. Ketiga, analisa terhadap hukum-hukum psikologi yang diterapkan dalam kerya sastra. Dan yang keempat, psikologi sastra diartikan sebagai studi atas dampak sastra terhadap kondisi kejiwaan daripada pembaca. Dengan kata lain, psikologi sastra  melakukan kajian terhadap kondisi kejiwaan penulis, tokoh maupun pembaca hasil karya.

                Psikologi sastra menggunakan psikoanalisis Freud dengan konsep utamanya id, ego dan superego. Contoh kerya sastra yang dianalisis menggunakan pendekatan psikologi sastra ialah sebuah Novel berjudul Entrok karya Okky Madasari dimana peneliti menggunakan pendekatan psikologi sastra sebagai analisis dalam kajiannya. Tentang psikologi klik disini.

 

Sumber : dosenpsikologi.com , jurnal BASASTRA Rika Endri dkk

                               

 


Post Views: 206


Leave a comment

Comments

Copyrights © 2017 All rights reserved