1 year ago, Posted by: artsas02

Sekilas Puisi Widji Thukul

Widji Thukul, mempunyai nama asli Widji Widodo ini adalah seorang sastrawan dan aktivis hak asasi manusia. Widji thukul merupakan salah satu tokoh aktivis pada orde baru yang melawan rezim militer saat itu. Ia merupakan aktivis pelawan orde baru dengan beberapa karyanya. Puisi-puisi yang mayoritas bertopik melawan rezim milter saat itu.  berikut beberapa puisi tersebut.

Puisi untuk adik

apakah nasib kita akan terus seperti

sepeda rongsokan karatan itu?

o… tidak, dik!

kita akan terus melawan

waktu yang bijak bestari

kan sudah mengajari kita

bagaimana menghadapi derita

kitalah yang akan memberi senyum

kepada masa depan

jangan menyerahkan diri kepada ketakutan

kita akan terus bergulat

apakah nasib kita akan terus seperti

sepeda rongsokan karatan itu?

o… tidak, dik!

kita harus membaca lagi

agar bisa menuliskan isi kepala

dan memahami dunia

Di bawah selimut kedamaian palsu

apa gunanya ilmu

kalau hanya untuk mengibuli

apa guna baca buku

kalau mulut kau bungkam melulu

di mana-mana moncong senjata

berdiri gagah

kongkalikong

dengan kaum cukong

di desa-desa

rakyat dipaksa

menjual tanah

tapi, tapi, tapi, tapi

dengan harga murah

apa guna baca buku

kalau mulut kau bungkam melulu

 

Peringatan

jika rakyat pergi

ketika penguasa pidato

kita harus hati-hati

barangkali mereka putus asa

kalau rakyat bersembunyi

dan berbisik-bisik

ketika membicarakan masalahnya sendiri

penguasa harus waspada dan belajar mendengar

bila rakyat berani mengeluh

itu artinya sudah gasat

dan bila omongan penguasa

tidak boleh dibantah

kebenaran pasti terancam

apabila usul ditolak tanpa ditimbang

suara dibungkam kritik dilarang tanpa alasan

dituduh subversif dan mengganggu keamanan

maka hanya ada satu kata: lawan!

 

 

Beberapa puisi tersebut diciptakan oleh Widji Thukul. Beliau pun kini telah masuk daftar orang hilang sejak tahun 1998 hingga kini berita dan kabar terbaru mengenai aktivis yang hilang salah satunya Widji Thukul pun masih belum menemui titik terang kepastian.

Baca juga

 

Sumber :  rappler.com 


Post Views: 146


Leave a comment

Comments

Copyrights © 2017 All rights reserved