1 year ago, Posted by: artsas02

Selapanan

            Budaya Jawa tak ada habisnya mulai dari kesenian, tradisi, maupun adat istiadat. Salah satunya ialah tradisi Selapan. Siapapun kalian yang asli Jawa pasti sudah tahu menahu soal tradisi Selapan. Kurang lebih tradisi ini adalah kegiatan khas Jawa yang dilakukan orang tua pada bayinya di usia tertentu.

            Jadi, apa sih tradisi Selapan sebenarnya?  Selapan bayi biasanya diadakan di hari 35 setelah bayi lahir dengan rangka memanjatkan rasa syukur. Biasanya akan dilaksanakan kurang lebih dengan jarak dekat Aqiqah. Selapan bayi biasa identik dengan pemotongan rambut bayi beberapa helai. Walaupun ada juga yang langsung memotong rambut bayi sampai habis atau gundul. Tak hanya rambut, kuku sang bayi pun akan dipotong. Tetapi, seiring berjalannya jaman pemotongan rambut ini biasanya hanya sebagai simbolis maka dari itu hanya beberapa helai dan tidak dicukur habis.

            Tradisi selapanan biasanya mengundang para tetangga dan sanak saudara. Acara Selapanan sebelumnya biasanya identik dengan bergotong royong membuat tumpeng yang akan dibagi-bagikan pada mereka. Selapanan memiliki waktu-waktu tertentu tak hanya sekedar bayi yang lahir setelah 35 hari tetapi terdapat weton-weton yang harus diperhatikan dalam tradisi Jawa Ini.

            Seiring berjalannya waktu dan semakin sibuknya rutinitas masyarakat, terkadang tradisi Selapanan bayi ditinggalkan. Sebenarnya, walaupun terkesan sedikit repot tetapi tradisi Selapanan tak ada salahnya jika dilaksanakan sebagai upaya pelestarian tradisi Jawa dan ajang untuk tetapi bersosialisasi pada masyarakat di tengah hiruk pikuknya kesibukan masyarakat saat ini.  Ada tradisi Jawa lain juga lo. Baca disini

Sumber : sinaujawa.com , yourou.id

              


Post Views: 186


Leave a comment

Comments

Copyrights © 2017 All rights reserved